Lulusan SMK Ini Direkrut Jepang dan Korea dengan Digaji Rp25 Juta

Sebanyak 440 dari 698 lulusan SMK Negeri 1 Mundu Cirebon terserap di dunia industri maritim di dalam dan luar negeri. “Iya tahun ini memang lulusan kami lolos seleksi kebanyakan ke Jepang dan Korea,” ujar Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Muncu Cirebon, Ecep Jalaludin, Jumat (20/4/2018).

Ecep mengatakan, pelaut muda lulusan SMK ini nantinya akan bekerja di kapal perusahaan Jepang dan Korea di bidang penangkapan ikan dan pariwisata. Menurutnya, lulusannya selain terampil juga memiliki keunggulan karakter pekerja keras sekaligus disiplin tinggi.

“Karakter yang disiplin dan bekerja keras menjadi alasan Jepang, Korea hingga Kanada merekrut lulusan kami,” katanya.

Sementara itu, motivasi siswa mengikuti seleksi ini adalah karena penghasilan yang tinggi dari perusahaan asing. “Banyak yang mengira menjadi pelaut itu profesi yang remeh. Padahal tidak. Mereka menerima upah paling kecil Rp10-25 juta setiap bulan,” ujar Ecep.

Program revitalisasi pendidikan vokasi merupakan instruksi presiden yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Pembinaan SMK. Tahun lalu sebanyak 219 SMK di revitalisasi. Kompetensi yang menjadi fokus revitalisi yakni di bidang maritim, ketahanan pangan, industri kreatif dan pariwisata.

(sus) https://news.okezone.com/read/2018/04/20/65/1889406/direkrut-jepang-dan-korea-lulusan-smk-ini-digaji-rp25-juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *